Sabtu kemarin gue sempet jalan-jalan kedaerah wisata gitu, tempat yang keren banget. Banyak peninggalan-peniggalan zaman dulu terus di tempat wisata itu kita bisa ngeliat pemandang yang begitu Otentik dan indah. Namanya adalah Batu Pinawetengan terletak di Minahasa, sulawesi utara. Menurut kepercayaan masyarakat sekitar, bentuk batu ini seperti orang bersujud kepada Tuhan yang maha esa. Selain itu, bentuk batu ini juga seperti peta pulau minahasa. Batu ini menurut arkeolog, dipakai oleh nenek moyang orang minahasa untuk berunding. Maka tak heran, namanya menjadi Watu Pinawetengan yang artinya Batu tempat pembagian.
Batu pinawetengan atau Batu tempat pembagian
Ga cuma itu, ternyata ditempat ini ada juga peninggalan Belanda yaitu berupa Meriam. Karna gue belum pernah melihat meriam secara langsung, gue pun foto bareng sama meriam. Tapi gue kecewa, waktu gue tanya "Sudah berapa lama ada ditempat ini?" Meriam itu ga jawab, dia diam membisu seribu bahasa. Sombong. Huh!

Foto bareng meriam yang sombong
Tepat dibelakang gue ternyata ada tempat bermain gitu, dan gue pun mencoba untuk bermain.Seru abis. Serasa kembali ke Zaman dimana gue masih TK (Taman Kanak-kanak) dulu.

Yang gak kuat ngeliat foto ini silahkan
lambaikan beha kedepan laptop kalian!
Banyak juga wahana yang gue mainin, gak cuma ayunan.
Dan terakhir foto gue waktu di tempat Batunya (batu pinawetengan)

Penampakan malaikat
Yang pengen tahu jauh apa itu Batu Pinawetengan kalian bisa baca disini: http://id.wikipedia.org/wiki/Watu_Pinawetengan
Sampai bertemu di post berikutnya...
No comments:
Post a Comment